10 Perbedaan Mencolok Sistem Operasi Windows dan Linux 2016

8:03:00 AM
Pernahkan Kamu menggunakan Sistem Operasi Linux dan Windows secara bersamaan? Mungkin kamu sudah tau mengenai perbedaan dari kedua sistem operasi tersebut bukan.
Nah kali ini ReddSoft akan membahas secara mendalam mengenai perbedaan-perbedaan tersebut, berikut ulasannya:

10 Perbedaan Mencolok Sistem Operasi Windows dan Linux

Windows vs Linux

1. Lisensi dan Hak Cipta Software

Jika dilihat dari sisi hak cipta, Sistem Operasi Windows dan kebanyakan software-software lainnya memiliki lisensi/copyrighy yang ketat, pada umumnya kita harus membeli softwarenya secara legal agar bisa menggunakannya, rata-rata harganya adalah $200 USD, dan ini adalah merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.
                                          
Sementara itu Linux dan software-softwarenya dilain pihak berlisensi gratis ( freeware ) alias tidak berbayar bahkan justru mereka mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak milik mereka.

2. Instalasi dan Kelengkapan Program

Windows merupakan sebuah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak   program setelah kita selesai melakukan instalasi Windows. Dan kalaupun ada mungkin kamu hanya akan menemui aplikasi berupa Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa software kecil lainnya.

Berbeda lagi dengan Linux. Walaupun Linux juga merupakan sebuah sistem operasi, namun Linux selalu dilengkapi dengan banyak program didalamnya. Setelah melakukan instalasi, kamu akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Contohnya saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Dengan waktu instalasi yang hampir sama, kamu bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk semua keperluanmu Linux.

3. Spyware.

Spyware adalah suatu masalah yang sudah lumrah di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan sebuah data ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing. Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.

Sedangkan di lain pihak, tidak banyak program spyware yang bisa menginfeksi Linux, mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem komputer dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel.

4. Keamanan dan Virus

Salah satu masalah yang paling sulit di selesaikan di Windows dan paling sering di temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak celah keamanan ( bug ) di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan menggunakan software buatan yang disebut virus.

Linux merupakan keturunan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat keamanan jauh lebih kuat. Itu sebabnya kamu akan jarang menemukan virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar. Sekalipun tidak sepenting di Windows, beberapa program anti virus di linux masih bisa ditemukan, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa dijalankan pada menu Start > Applications > FileTools > KlamAV.

5. Sistem File

Sistem Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil ( case insensitive ). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting.

Sementara itu Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan  menulis NTFS ( eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah ). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root ( disimbolkan dengan "/" ), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Pada Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan yang terlalu penting.

6. Sistem Distribusi

Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft. Sedengkan pada Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut ( kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda ), termasuk prosedur pemaketannya.

7. Software

Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat baik untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll.

Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat resources ( memory & harddisk ) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

9. Waktu Pengoperasian

Sebagai Sistem Operasi personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.

Sedangkan sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root ( nama super user di dunia Unix ).

10. Menangani Crash

Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user.

Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

Nah itulah ulasan mengenai 10 Perbedaan Mencolok Sistem Operasi Windows dan Linux yang mungkin bermanfaat untuk sobat, jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar kamu pada akhir postingan ini.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Menggunakan Kata-kata Yang Baik dan Mudah Dipahami.

Contact Form

Name

Email *

Message *